Hang Nadim – Bandara dengan Landasan Terpanjang di Indonesia

Mungkin sebagian besar pengguna jasa penerbangan sudah familiar dengan nama Hang Nadim – salah satu bandara internasional Indonesia yang terletak di Batam. Namun demikian, mungkin tak banyak yang tahu bahwa Hang Nadim adalah bandara dengan landasan pacu (runway) terpanjang di Indonesia. Dengan landasan pacu sepanjang 4,025 meter, Hang Nadim mengalahkan panjang runway bandara lain, tidak hanya bandara Soekarno-Hatta (3,660 m) tapi juga bandara internasional negara lainnya seperti Changi (4,000 m) di Singapura atau Narita (4,000 m) di Jepang.

Sebetulnya landasan pacu adalah bagian yang paling vital dari sebuah bandara. Panjang landasan tiap bandara beragam yang disesuaikan dengan kebutuhan. Indonesia memiliki beberapa bandara Internasional dengan landasan pacu yang cukup panjang. Daftar 10 bandara dengan landasan pacu terpanjang di Indonesia bisa dilihat di sini. Untuk pesawat gede seperti Boeing 747 atau Airbus A380 membutuhkan landasan pacu yang lebih panjang. Ya semuanya demi alasan keamanan dan keselamatan. Data dari perusahaan Boeing menyatakan bahwa panjang runway minimal yang bisa dilalui pesawat gede tersebut (wide-body) adalah sekitar 3090 meter. Sebetulnya ukuran B-747 dan A-380 tidak berbeda jauh, jadi landasan yang bisa dipakai oleh B-747 bisa juga dipakai oleh A-380.

Sebuah pesawat Boeing 747 dari maskapai Saudi Arabia di Hang Nadim

Bandara Internasional Hang Nadim (kode: BTH) mulai beroperasi di tahun 1965 dan sejak 1994 mulai melayani melayani penerbangan internasional. Sumber BP Batam menyatakan bahwa jumlah penumpang pada 2010 mencapai 3.3 juta orang, jumlah ini dari total 27 ribu penerbangan sepanjang tahun tersebut. Luas area parkir (apron) saat ini 110,541 meter persegi, rencananya akan ditambah menjadi 170,000 meter persegi. Kapasitas apron saat ini dapat menampung 7 buah Boeing B-747, 3 buah DC dan 3 buah Fokker 27. Dengan kondisinya saat ini, Bandara Hang Nadim dapat menampung delapan belas pesawat berbadan lebar dengan jenis Boeing 767.

Bandara ini terbukti cukup efektif dan awalnya dikembangkan sebagai alternatif Bandara Internasional Changi karena bandara ini memiliki landas pacu yang cukup panjang untuk menampung pesawat-pesawat jenis Boeing 747. Mungkin juga menjadi salah satu alternatif utama untuk pendaratan emergency apabila terjadi penutupan bandara Changi, karena suatu bencana darurat atau peristiwa teror.

Di tahun 2010 lalu, bandara Hang Nadim sempat menjadi begitu populer, lantaran adanya pemberitaan yang keliru bahwa ada pesawat meledak di sana. Banyak orang secara buru-buru memposting berita yang keliru ini di Twitter maupun Facebook. Bahkan beberapa tv lewat siaran “Breaking News” mereka, juga mengabarkan peristiwa yang kurang akurat sampai beberapa jam lamanya, sebelum rilis resmi akhirnya keluar. Yang terjadi sebenarnya adalah ledakan salah satu mesin dari pesawat Airbus A-380 milik maskapai Qantas (Australia) dengan tujuan Sidney dari Changi. Saat melintasi pulau Batam serpihan dari ledakan mesinnya berjatuhan di beberapa lokasi. Syukurlah, pesawat akhirnya kembali Changi dengan selamat tanpa adanya korban jiwa, kecuali satu orang yang terluka karena jatuhan serpihan pesawat. Walau awalnya sempat membuat geger, karena dikabarkan bahwa ada pesawat yang meledak di Hang Nadim.

Yang terakhir, masalah nama. Nama Hang Nadim sendiri sebetulnya berasal dari nama pahlawan, ya sebagaimana halnya juga dengan nama-nama bandara di tanah air secara umum memakai nama tokoh atau nama pahlawan. Menurut sejarah, Hang Nadim adalah pejuang hebat dari Johor-Riau yang bergelar Laksamana, pada masa pendudukan Portugis di Malaka tahun 1500-an. Laksamana Hang Nadim menunjukkan kepahlawanan dan kepemimpinannya saat mengalahkan pasukan Portugis dalam beberapa pertempuran. Adapun pada waktu itu wilayah kekuasaan Kesultanan Malaka mencakup Kepulauan Riau. Ya, paling tidak inilah sedikit kisah dari nama Hang Nadim tersebut.

Dari segi fasilitas bandara ini masih perlu dibenahi. Semoga ke depannya tidak hanya terkenal karena panjang landasan pacunya saja, tetapi dari segi kenyamanan, keamanan dan kemudahan akses ke sana. (Konstan/cltbatam/various sources)

About these ads

8 responses to “Hang Nadim – Bandara dengan Landasan Terpanjang di Indonesia

  1. Pingback: 10 BANDARA DENGAN LANDASAN PACU TERPANJANG DI INDONESIA | PT CITRA LAUTAN TEDUH

  2. Thanks for sharing. Kira2 kapan ya kita punya bandara seperti Changi, Singapore? barangkali duit sih punya buat bikin tapi, apa mungkin direalisasikan tanpa korupsi?

  3. Hang Nadim,,,Mantapssss

  4. Pingback: 10 BANDARA DENGAN LANDASAN PACU TERPANJANG DI INDONESIA | swastikainfo

  5. tpi saya mau nya.bandara internasional hang nadim batam.hrus lbih maju lgi.krna bandra hang nadim di saingkan dgan bandara baru nama nya bandara kuala namu.tpi sya dukung sma smua bgian bandara hang nadim.mungkin bsa mlebihi landasa pacu skitar 5000 m untk posisi pertama.dan hang nadim batam bsa terkenal seluruh dunia.amin.

  6. Pingback: 10 BANDARA DENGAN LANDASAN PACU TERPANJANG DI INDONESIA « sigitkurnianto

  7. Ga nyangka lhooo….kliatannya kaya kecil kalo diliat dari luar….ternyata…punya landasan pacu terpanjang di Indoensia…..mantaaaabbbss….
    Fasilitas di bandara yang harus banyak dibenahi, biar jadi lebih berkelas….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s